taaruf syariat islam

9 Alasan Taaruf yang Bisa Dijadikan Solusi Galau Karena Cinta

Jalan untuk menemukan cinta sejati sebenarnya tidak semudah seperti yang dibayangkan. Meski sudah jatuh cinta berkali-kali, tetapi rasa nyaman dan cinta sejati yang diidamkan masih belum juga kunjung tiba.

Terkadang ada yang memutuskan diri untuk mengulangi kisah cinta yang sama, namun ada pula yang memilih menemukan cinta sejatinya dengan cara lain.

Cara yang dimaksudkan kali ini bukan pacaran, namun proses penjajakan ke arah lebih serius, atau sering dikenal dengan istilah ta’aruf.

Ta’aruf adalah istilah dalam agama islam sebagai proses pengenalan antara pihak laki-laki dengan wanita untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius atau pernikahan.

Mungkin saja, saat ini Anda sudah merasa cukup lelah berjuang mencari cinta sejati dan ingin mencoba perkenalan dengan proses ta’aruf.

Taaruf

pinterest.ru

Jika iya, maka Anda tidak perlu merasa khawatir atau pun ragu sebab cara ini memberikan banyak sekali manfaat baik itu Anda sendiri atau hubungan yang sedang dijalankan. Berikut beberapa manfaat ta’aruf.

1. Perjalanan Cinta Menjadi Lebih Terarah

Hubungan ta’aruf sangat berbeda dengan pacaran. Jika biasa pacaran dilakukan secara sembunyi-sembunyi atau backstreet, ta’aruf justru melibatkan orang terdekat seperti orang tua.

Dengan begitu, secara otomatis Anda sudah siap untuk menjalani hubungan yang tidak main-main lagi. Calon pasangan dan orang tuanya juga sudah tahu maksud dan tujuan Anda sebenarnya yaitu untuk menikah.

Anda pun tidak perlu merasa khawatir dengan pertanyaan semacam “akan dibawa kemana hubungan kalian kali ini?”. Jawab saja menuju ke pelaminan, sebab hubungan yang Anda jalani dengan pasangan sudah dipastikan.

2. Terhindar dari Harapan Palsu

Saat taaruf biasanya Anda akan diberikan selang waktu untuk memutuskan diri, apakah benar-benar sudah merasa cukup mantap untuk melanjutkan hubungan ke arah yang lebih serius seperti pernikahan atau belum.

Hal semacam ini akan dimulai dari perkenalan antara pasangan kemudian berlanjut pada keluarga. Jika sudah sampai ke keluarga, maka Anda sudah bisa memastikan kemantapan hati untuk proses hubungan yang selanjutnya.

Jika memang mantap, lanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan sedangkan jika tidak proses taaruf bisa dihentikan secepatnya. Dalam hal ini tidak akan ada lagi yang namanya PHP atau pemberi harapan palsu.

Anda akan terhindar dari yang namanya galau dan digantung. Kalau memang iya ya lanjutkan jika memang tidak makan sudahi saja. Anda tidak akan menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk menunggu hal yang belum jelas kepastiannya.

3. Tidak Sakit Karena Jatuh Cinta

Proses taaruf pada dasarnya tidak akan terjadi selama bertahun-tahun seperti pacaran. Jadi ketika proses ini harus berujung dengan kegagalan, Anda tidak akan merasakan patah hati yang terlalu mendalam.

Dengan proses taaruf setidaknya Anda tidak perlu berlarut-larut meratapi sosok yang belum lama dikenal.

4. Jujur dalam Proses Perkenalan

Kebanyakan orang yang sedang penjajakan atau PDKT biasanya akan menunjukkan kesan yang manis-manis saja di depan orang yang diidamkan. Salah satu alasan bersikap baik di awal adalah agar sang idaman bisa jatuh kedalam pelukan. Bahkan keburukan yang dimiliki akan terlihat setelah bertahun-tahun pacaran.

Sedangkan dengan proses taaruf, Anda dan calon pasangan tidak selalu dapat menyembunyikan keburukan diri. Sebab, proses ini melibatkan banyak orang terdekat. Jadi sudah kedua tidak mungkin bisa untuk cari muka di depan satu dengan lainnya.

5. Bisa Menulis Kriteria Jodoh yang Diidamkan

Ada berbagai macam proses taaruf yang dijalani oleh beberapa pihak, salah satunya adalah menulis proposal. Proposal di sini tidak melulu soal dana yang dibutuhkan untuk proses selanjutnya seperti menikah saja. Anda juga bisa menuliskan tipe atau kriteria dari pasangan.

Baca: Pernikahan dalam Islam

Dalam hal ini Anda bisa memilih sendiri jodoh yang sesuai dengan keinginan. Baik pihak perempuan ataupun laki-laki kedua berhak memilih untuk mendapatkan yang terbaik. Jika calon pasangan yang datang dirasa masuk kriteria maka lanjut, jika tidak ya cari lainnya.

Bukan hal mustahil Anda mencari yang sesuai keinginan dalam proses taaruf. Misalkan ingin pasangan tidak merokok, hafal Al-Qur’an, romantis dan mapan semua bisa Anda tuliskan secara gamblang. Namun semakin tinggi kriteria, maka calon jodoh juga akan semakin sulit dicari.

6. Tidak Perlu Dicap Sebagai Tukang Gonta-ganti Pasangan

Pada dasarnya proses taaruf cenderung lebih rahasia dalam prosesnya. Meskipun sudah melibatkan orang terdekat, hanya mereka saja yang tahu akan hubungan Anda. Jadi jika suatu saat Anda belum berjodoh maka tidak perlu takut dicap tukang gonta-ganti pasangan.

Dalam proses taaruf biasanya hanya melibatkan komunikasi di antara pihak yang saling berkaitan saja misalkan saja keluarga. Meskipun Anda gagal taaruf beberapa kali hal tersebut tidak akan menjadi sorotan seperti sedang putus dengan pacar yang biasanya di publish.

7. Lebih Mudah Move On

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pada dasarnya proses taaruf hanya berjalan 4 hingga 6 bulan saja, selebihnya adalah proses menuju nikah. Jika ada kegagalan, Anda setidaknya belum menaruh harapan lebih kepada calon pasangan sehingga lebih mudah move on.

Belum cukup banyak hal romantis dan indah yang membekas di dalam hati. Bahkan juga belum banyak pengorbanan yang Anda keluarkan hanya untuk cinta sejati. Jadi ketika gagal, semua akan terasa biasa saja dan memang belum jodoh dari Tuhan.

8. Lebih Mengenal Calon Pasangan

Proses taaruf sangat mempermudah Anda untuk mengenali sosok calon pasangan dengan baik hanya dengan waktu yang singkat saja. Anda pun bisa mengumpulkan berbagai macam informasi terkait pasangan sebanyak-banyaknya tanpa ada yang ditutupi-tutupi.

Gambaran singkatnya seperti ini, Anda akan tahu informasi tentang pasang dari beberapa orang terdekatnya. Biasanya yang ribet itu bukan Anda namun mereka yang bertugas menjadi mak comblangnya.

Baca: Kumpulan Ucapan Pernikahan

Dengan sendirinya mereka akan memberikan informasi terkait calon pasangan sebagai salah satu cara untuk meyakinkan Anda. Semua informasi yang ada tentunya tidak dibuat-buat, biasanya adalah kebiasaan dari calon pasangan Anda sendiri. Bagaimana, menarik bukan?

9. Lebih Percaya dengan Kuasa Tuhan

Pasca putus, dan memutuskan untuk sendiri tanpa proses pacaran lagi mungkin sedikit membuat Anda merasa kesepian dibandingkan dengan teman lainnya yang memiliki pasangan. Namun cara satu ini justru semakin membuat Anda lebih dekat dengan Tuhan.

Terkadang banyak pasangan taaruf yang terkejut dengan kejutan-kejutan kecil yang diberikan kepadanya. Anda pun akan berpikir betapa indahnya rencana Tuhan dalam mempertemukan dua sejoli menjadi pasangan hidup.

Kok bisa ya bertemu dengan dia, seseorang yang selalu diidam-idamkan. Semua hal tersebut diluar dari rencana atau bayang Anda sendiri. Jadi tidak heran lagi jika taaruf identik dengan kisah cinta ala film ayat-ayat cinta.

Bagaimana, cukup menjanjikan bukan? Kini Anda lebih paham bahwasanya proses taaruf lebih banyak manfaatnya dibandingkan dengan pacaran. Penjajakan bukan berarti harus dengan waktu yang lama kok. Semuanya tergantung pada niat dan tujuannya.

Menikmati proses pacaran setelah menikah rasanya lebih menyenangkan dari pada lama-lama pacaran namun ujungnya gagal nikah. Apa salahnya mencoba, jika cara taaruf memang cocok, Anda pun akan segera mendapatkan cinta sejati yang sesungguhnya. Semoga beruntung!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.