Asmaul Husna dan Artinya
undanganmagelang.com

Asmaul Husna dan Artinya

Posted on

Sebagai seorang muslim, kita tentu pernah mendengar istilah al-Asmaul Husna. Asmaul husna sebenarnya merupakan nama yang indah dan baik hanya miliki Allah subhanahu wa ta’ala. Allah memiliki 99 nama yang baik dan indah. Oleh karena itu, hendaknya kita mengetahui 99 asmaul husna dan artinya.

99 Lafadz Asmaul Husna dan Artinya Lengkap Arab dan Latin

Allah subhanahu wa ta’ala adalah zat yang maha indah serta maha sempurna sebagaimana yang dijelaskan di dalam nama dan sifat-Nya. Oleh karena luasnya Kemahasempurnaan dan Kemahaindahan yang dimiliki Allah, maka tak satupun makhluk yang bisa membatasi sanjungan dan pujian kepada-Nya.

Terkait dengan nama-nama Allah atau asmaul husna, hal tersebut termaktub di dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim dari Rasulullah shalallahu alaihi wa salam yang bersabda bahwa Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Berikut adalah 99 asmaul husna dan artinya yang harus kita pelajari:

  1. Ar Rahman الرحمن Yang Maha Pengasih
  2. Ar Rahiim الرحيم Yang Maha Penyayang
  3. Al Malik الملك Yang Maha Merajai
  4. Al Quddus القدوس Yang Maha Suci
  5. As Salaam السلام Yang Maha Memberi Kesejahteraan
  6. Al Mu`min المؤمن Yang Maha Memberi Keamanan
  7. Al Muhaimin المهيمن Yang Maha Mengatur
  8. Al Aziz العزيز Yang Maha Perkasa
  9. Al Jabbar الجبار Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
  10. Al Mutakabbir المتكبر Yang Maha Megah
  11. Al Khaliq الخالق Yang Maha Pencipta
  12. Al Baari البارئ Yang Maha Melepaskan
  13. Al Mushawwir المصور Yang Maha Membentuk Rupa
  14. Al Ghaffaar الغفار Yang Maha Pengampun
  15. Al Qahhaar القهار Yang Maha Memaksa
  16. Al Wahhaab الوهاب Yang Maha Pemberi Karunia
  17. Ar Razzaaq الرزاق Yang Maha Pemberi Rezeki
  18. Al Fattaah الفتاح Yang Maha Pembuka Rahmat
  19. Al `Aliim العليم Yang Maha Mengetahui
  20. Al Qaabidh القابض Yang Maha Menyempitkan
  21. Al Baasith الباسط Yang Maha Melapangkan
  22. Al Khaafidh الخافض Yang Maha Merendahkan
  23. Ar Raafi الرافع Yang Maha Meninggikan
  24. Al Mu`izz المعز Yang Maha Memuliakan
  25. Al Mudzil المذل Yang Maha Menghinakan
  26. Al Samii السميع Yang Maha Mendengar
  27. Al Bashiir البصير Yang Maha Melihat
  28. Al Hakam الحكم Yang Maha Menetapkan
  29. Al `Adl العدل Yang Maha Adil
  30. Al Lathiif اللطيف Yang Maha Lembut
  31. Al Khabiir الخبير Yang Maha Mengenal
  32. Al Haliim الحليم Yang Maha Penyantun
  33. Al `Azhiim العظيم Yang Maha Agung
  34. Al Ghafuur الغفور Yang Maha Memberi Pengampunan
  35. As Syakuur الشكور Yang Maha Pembalas Budi
  36. Al `Aliy العلى Yang Maha Tinggi
  37. Al Kabiir الكبير Yang Maha Besar
  38. Al Hafizh الحفيظ Yang Maha Memelihara
  39. Al Muqiit المقيت Yang Maha Pemberi Kecukupan
  40. Al Hasiib الحسيب Yang Maha Membuat Perhitungan
  41. Al Jaliil الجليل Yang Maha Luhur
  42. Al Kariim الكريم Yang Maha Pemurah
  43. Ar Raqiib الرقيب Yang Maha Mengawasi
  44. Al Mujiib المجيب Yang Maha Mengabulkan
  45. Al Waasi الواسع Yang Maha Luas
  46. Al Hakiim الحكيم Yang Maha Maka Bijaksana
  47. Al Waduud الودود Yang Maha Mengasihi
  48. Al Majiid المجيد Yang Maha Mulia
  49. Al Baa`its الباعث Yang Maha Membangkitkan
  50. As Syahiid الشهيد Yang Maha Menyaksikan
  51. Al Haqq الحق Yang Maha Benar
  52. Al Wakiil الوكيل Yang Maha Memelihara
  53. Al Qawiyyu القوى Yang Maha Kuat
  54. Al Matiin المتين Yang Maha Kokoh
  55. Al Waliyy الولى Yang Maha Melindungi
  56. Al Hamiid الحميد Yang Maha Terpuji
  57. Al Muhshii المحصى Yang Maha Menghitung
  58. Al Mubdi المبدئ Yang Maha Memulai
  59. Al Mu`iid المعيد Yang Maha Mengembalikan Kehidupan
  60. Al Muhyii المحيى Yang Maha Menghidupkan
  61. Al Mumiitu المميت Yang Maha Mematikan
  62. Al Hayyu الحي Yang Maha Hidup
  63. Al Qayyuum القيوم Yang Maha Mandiri
  64. Al Waajid الواجد Yang Maha Penemu
  65. Al Maajid الماجد Yang Maha Mulia
  66. Al Wahid الواحد Yang Maha Tunggal
  67. Al Ahad الاحد Yang Maha Esa
  68. As Shamad الصمد Yang Maha Dibutuhkan
  69. Al Qaadir القادر Yang Maha Menentukan
  70. Al Muqtadir المقتدر Yang Maha Berkuasa
  71. Al Muqaddim المقدم Yang Maha Mendahulukan
  72. Al Mu`akkhir المؤخر Yang Maha Mengakhirkan
  73. Al Awwal الأول Yang Maha Awal
  74. Al Aakhir الأخر Yang Maha Akhir
  75. Az Zhaahir الظاهر Yang Maha Nyata
  76. Al Baathin الباطن Yang Maha Ghaib
  77. Al Waali الوالي Yang Maha Memerintah
  78. Al Muta`aalii المتعالي Yang Maha Tinggi
  79. Al Barru البر Yang Maha Penderma
  80. At Tawwaab التواب Yang Maha Penerima Tobat
  81. Al Muntaqim المنتقم Yang Maha Pemberi Balasan
  82. Al Afuww العفو Yang Maha Pemaaf
  83. Ar Ra`uuf الرؤوف Yang Maha Pengasuh
  84. Malikul Mulk مالك الملك Yang Maha Penguasa Kerajaan
  85. Dzul Jalaali Wal Ikraam ذو الجلال و الإكرام Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
  86. Al Muqsith المقسط Yang Maha Pemberi Keadilan
  87. Al Jamii` الجامع Yang Maha Mengumpulkan
  88. Al Ghaniyy الغنى Yang Maha Kaya
  89. Al Mughnii المغنى Yang Maha Pemberi Kekayaan
  90. Al Maani المانع Yang Maha Mencegah
  91. Ad Dhaar الضار Yang Maha Penimpa Kemudharatan
  92. An Nafii النافع Yang Maha Memberi Manfaat
  93. An Nuur النور Yang Maha Bercahaya
  94. Al Haadii الهادئ Yang Maha Pemberi Petunjuk
  95. Al Badii’ البديع Yang Maha Pencipta
  96. Al Baaqii الباقي Yang Maha Kekal
  97. Al Waarits الوارث Yang Maha Pewaris
  98. Ar Rasyiid الرشيد Yang Maha Pandai
  99. As Shabuur الصبور Yang Maha Sabar

Kata al-Husna bermakna Maha Indah yang artinya Kemahaindahannya tersebut telah mencapai derajat puncak kesempurnaan. Hal itu karena di dalam nama yang baik dan indah tersebut memang mengandung sifat kesempurnaan yang di dalamnya sama sekali tidak terdapat kekurangan dan celaan di semua sisinya.

Makna Sifat-Sifat Allah dalam al-Asmaul Husna

Agar kita dapat memaknai sifat-sifat Allah yang termaktub di dalam al-Asmaul Husna, tentulah tidak cukup apabila kita hanya menghafal asmaul husna dan artinya saja.

Sangat penting bagi kita untuk memahami makna di dalam asmaul husna tersebut secara lebih mendalam agar menjadi pemahaman yang utuh.

1. Al-Hayyu

Al-Hayyu berarti Yang Maha Hidup. Makna dari kata al-Hayyu adalah bahwa nama ini mengandung pengertian sifat kesempurnaan hidup yang tidak memiliki permulaan serta tidak ada akhirnya atau tidak akan pernah berakhir.

Sifat hidup yang sempurna ini membawa suatu konsekuensi kesempurnaan di dalam sifat yang lainnya meliputi sifat al-‘ilmu (Maha Mengetahui), as-Sam’u (Maha Mendengar), al-Qudrah (Maha Kuasa atau Mampu), dan al-Basharu (Maha Melihat).

Hal tersebut sebagaimana yang termaktub di dalam Al-Quran surat Al-Furqaan ayat 58. Di dalam ayat ini Allah memerintahkan manusia untuk bertawakal kepada Allah Yang Maha Hidup (Kekal) dan tidak akan mati. Yang Maha Hidup (Kekal) di dalam ayat tersebut dituliskan al-Hayyu.

2. Al-‘Aliimu

Al-‘Aliimu berarti Yang Maha Mengetahui. Makna dari kata Al-‘Aliimu menunjukkan sifat kesempurnaan ilmu atau pengetahuan yang dimiliki Allah yang tidak didahului oleh kebodohan serta tidak akan pernah diliputi oleh lupa sedikitpun.

Hal ini sebagaimana termaktub di dalam Al-Quran surat Thaahaa ayat 52. Di dalam ayat ini Nabi Musa AS berkata kepada kaumnya bahwa pengetahuan ada di sisi Rabbnya di dalam sebuah kitab. Rabbnya Musa yakni Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan salah serta tidak pula lupa.

Pengetahuan Allah meliputi semuanya baik yang terlihat maupun yang ghaib. Allah mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan. Pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu yang bahkan tiada sehelai pun daun yang jatuh di muka bumi kecuali Allah mengetahuinya.

Pengetahuan tersebut dituliskan di dalam kitab yang nyata yakni Lauh Mahfuzh. Hal tersebut bisa Anda baca di dalam Al-Quran surat Al-An’aam ayat 59.

3. Ar-Rahmaan

Ar-Rahmaan memiliki arti Yang Maha Penyayang. Makna dari kata Ar-Rahmaan adalah di dalam nama ini terkandung sifat kasih sayang atau rahmat yang maha luas serta sempurna. Kesempurnaan sifat kasih sayang dari Allah ini juga digambarkan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wa salam di dalam sebuah hadist.

Sabda Beliau shalallahu alaihi wa salam di dalam hadist tersebut bahwa Allah sesungguhnya lebih penyayang kepada setiap hamba-Nya dibandingkan kasih sayang seorang ibu terhadap anak bayinya. Di sini kita mengetahui seberapa besar kasih sayang ibu terhadap anak bayinya.

Namun, kasih sayang Allah ternyata justru jauh lebih besar dibandingkan kasih sayang ibu terhadap anak bayinya. Allah terus memberikan rezeki, kesehatan, dan semua yang dibutuhkan makhluk-Nya di muka bumi, meskipun seringkali kita sebagai manusia berbuat dosa dan membangkang perintah-Nya.

Namun meskipun dengan semua dosa yang kita lakukan tersebut, Allah tetap saja memberikan rezeki, kesehatan, dan rahmat-Nya.Itulah salah satu bentuk betapa luasnya sifat Maha Penyayang Allah.

4. Al Khaliq

Al Khaliq memiliki arti Yang Maha Menciptakan. Sebagai seorang muslim, kita memahami bahwa Allah-lah yang menciptakan semua makhluk dan alam semesta. Hanya Allah yang Maha Pencipta dan tidak ada pencipta lainnya.

Allah menciptakan manusia dan jin semata-mata agar manusia dan jin menyembah kepada-Nya. Mengenai tujuan Allah menciptakan manusia dan jin dapat dilihat di dalam Al-Quran surat Adz-Dzariyat ayat 56.

Sementara di dalam surat Ath-Thalaq ayat 12 Allah mengatakan bahwa Allah-lah yang menciptakan tujuh langit serta bumi. Di dalamnya Allah juga menekankan bahwa Allah adalah satu-satunya Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu serta ilmu Allah meliputi segala sesuatu.

5. Al Qayyuum

Al Qayyuum adalah salah satu asmaul husna dan artinya adalah Yang Maha Mandiri. Al Qayyuum memiliki makna bahwa Allah berdiri sendiri dengan sifat-sifat kemuliaan-Nya serta Allah tidaklah bergantung dengan satupun makhluk ciptaan-Nya.

Allah juga mengatur langit dan bumi dan semua makhluk yang ada di dalamnya. Allah sama sekali tidak membutuhkan pertolongan makhluk-Nya, melainkan makhluklah yang membutuhkan Allah. Konsekuensi dari asmaul husna Al-Qayyuum bermakna bahwa Allah adalah Dzat Pemberi Rezeki dan Maha Mengatur.

Segi Kemahaindahan yang Ada Pada Asmaul Husna

1. Mengandung Pujian Bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala

Salah satu segi kemahaindahan yang ada di dalam asmaul husna di dalamnya mengandung pujian-pujian bagi Allah subhanahu wa ta’ala. Nama-nama Allah seluruhnya merupakan nama yang indah dan tidak ada satupun nama yang tidak menunjukkan kemahaindahan.

2. Asmaul Husna Mengandung Sifat Kesempurnaan Allah

Di dalam Asmaul Husna terkandung sifat-sifat yang menunjukkan kesempurnaan bagi Allah subhanahu wa ta’ala. Hal itu karena di setiap nama tersebut seluruhnya menunjukkan zat Allah subhanahu wa ta’ala serta masing-masing tentunya mengandung sifat kesempurnaan-Nya.

3. Sifat Kesempurnaan yang Mutlak

Sifat kesempurnaan Allah yang ada di dalam Asmaul Husna menunjukkan bahwa sifat kesempurnaan Allah yang mutlak atau tidak terbatas dari segi manapun. Sifat-sifat tersebut adalah sifat yang paling sempurna, paling agung, dan paling luas.

4. Berdoa Menggunkan Nama-Nama Allah

Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa menggunakan nama-nama Allah yang indah di dalam Asmaul Husna. Doa sendiri merupakan sarana utama untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Allah subhanahu wa ta’ala mencintai nama-nama yang indah tersebut (asmaul husna) berikut pula Allah mencintai hamba-Nya yang mencintai nama-nama tersebut.

Keutamaan Memahami Asmaul Husna dan Artinya

1. Diberikan Ganjaran Surga

Di dalam sebuah hadist riwayat Al Bukhari, nomor 2736, Muslim nomor 2677 dan juga Ahmad nomor 7493 disebutkan dari Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda bahwa Allah sesungguhnya mempunyai 99 nama, seratus kurang satu.

Kemudian barangsiapa yang menjaganya maka ia masuk dalam surga. Terkait hadist ini, para ulama seperti Syekh Abdul Aziz bin Baz menjelaskan makna dari hadist bahwa yang dimaksud dengan menjaga asmaul husna adalah dengan cara menghafal, merenungkan makna asmaul husna, serta mengamalkan.

Di dalam asmaul husna terkandung banyak sekali kebaikan, hikmah, serta ilmu yang bisa kita amalkan dan kita petik pelajarannya untuk kehidupan. Oleh karena itu, mengamalkan asmaul husna dianjurkan karena merupakan sebab kebaikan untuk hati, menunaikan hak Allah, serta kesempurnaan takut kepada Allah.

2. Berdoa kepada Allah dengan Menyebut Asmaul Husna

Di berbagai ayat Al-Quran disebutkan berkali-kali anjuran untuk berdoa kepada Allah dengan menyebut nama-nama yang indah tersebut atau al-Asmaul Husna. Sebagai contoh di dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 110 Allah mengawalinya dengan memerintahkan hamba-Nya untuk menyeru Allah atau Ar-Rahman.

Selain itu, di dalam ayat tersebut Allah juga bersabda agar hamba-Nya menyeru Allah dengan nama mana saja yang ada di dalam asmaul husna karena Allah adalah pemilik nama-nama yang terbaik atau asmaul husna. Allah juga menekankan di beberapa ayat bahwa hanya Allah-lah pemilik asmaul husna.

Seperti di dalam Al-Quran surat Al-A’raf ayat 180 Allah memerintahkan hamba-Nya untuk memohon kepada Allah dengan menyebut asmaul husna. Sehingga, Anda saat memohon kepada Allah bisa dengan menyebut nama-nama yang baik milik Allah.

Misalnya ketika Anda memohon rezeki lebih kepada Allah, maka Anda bisa menyebut Allah dengan nama Ar Razzaaq yang artinya Yang Maha Pemberi Rezeki.

3. Sebagai Bentuk Keimanan

Iman kepada Allah adalah rukun Iman yang pertama. Untuk menjadi seorang muslim, syarat pertama yang harus dimiliki adalah mengimani keberadaan Allah sebagai satu-satunya pencipta. Tentu saja untuk dapat disebut beriman, tidak cukup hanya dengan mengatakan bahwa kita percaya dan beriman.

Pembuktian bahwa kita mengimani Allah tersebut harus ditunjukkan sebagai perwujudan keimanan. Tentu saja kita harus mengenal Allah agar keimanan kita meningkat. Cara untuk mengenal Allah adalah dengan mengenal nama-nama yang baik dan sifat-sifat-Nya (asmaul husna).

Mengenal nama-nama Allah haruslah dilakukan hingga derajat keimanan kita menjadi sangat yakin dan tanpa keraguan sedikitpun. Allah juga menekankan bagi semua hamba-Nya agar jangan seperti orang yang lupa kepada Allah.

Orang yang berbuat demikian (lupa kepada Allah), maka Allah akan membuat mereka lupa juga dengan diri mereka sendiri. Pengertian lupa dengan diri sendiri adalah bahwa orang itu akan melupakan maslahat untuk dirinya, lupa diri, hingga membahayakan dirinya sendiri.

4. Agar Lebih Mengenal Allah

Di dalam asmaul husna terkandung nama-nama dan sifat-sifat Allah. Mempelajari asmaul husna akan membuat kita lebih mengenal Allah subhanahu wa ta’ala dan sifat-sifatnya. Hal ini tentu sangat penting karena keimanan akan tumbuh tatkala kita mengenal Allah subhanahu wa ta’ala.

Sebagai seorang muslim, sangat dianjurkan bagi kita untuk memahami asmaul husna dan artinya. Memahami asmaul husna beserta artinya akan membantu seorang hamba agar lebih mendekat kepada Allah, karena dirinya tentu akan lebih mengenal Allah dari asmaul husna.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.