pengertian karomah
undanganmagelang.com

Pengertian Karomah

Posted on

Kita mungkin sering mendengar mengenai karomah, bahkan ketika dinilai ada ulama yang dianggap memiliki karomah, kita pastinya akan sangat menghormati mereka.

Tapi tidak sedikit juga diantara kita yang tidak mengerti apa itu karomah ? Jika benar begitu, simak artikel ini sampai selesai sehingga kamu bisa mengerti secara jelas mengenai karomah ini apa.

Pengertian Karomah

Karomah adalah penghormatan dari Allah Ta’ala untuk sebagian walinya dan ini adalah pengertian karomah secara bahasa. Bagaimana secara istilah ?

Nah jika secara istilah, karomah adalah suatu hal yang di luar nalar manusia dan di luar kemampuan manusia pada umumnya dan biasanya hal ini terjadi pada seseorang yang sering disebut sebagai wali Allah.

Karomah biasanya dimiliki sebagian orang yang rajin menjalankan beragam kebaikan, sunnah dan selalu istiqomah dijalan sunnah yang sempurna.

Bedanya Karomah dengan Sihir dan Perdukunan

Seorang ulama bernama Syaikh Shalih Al Fauzan pernah menjelaskan tentang karomah, beliau berkata “ Diantara salah satu aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah adalah membenarkan dan percaya adanya karomah.

Karomah ini adalah perkara khawariqul adah atau artinya perkara yang diluar kebiasaan manusia. Allah yang menjadikan karomah ini ada di sebagian wali-Nya, sebagai kemuliaan bagi mereka dan hal ini telah ditetapkan didalam Al Qur’an dan juga Sunnah.

Kelompok atau aliran yang tidak percaya dan mengingkari adanya karomah adalah orang Mu’tazilah dan Jahmiyah. Realita ini mereka ingkari.

belajar pengertian karomah
civicsnation.org

Namun,  yang perlu kita ketahui bersama, di zaman sekarang ini banyak orang yang terjebak didalam kesesatan mengenai karomah wali ini. Mereka berlebihan di dalam masalah karomah ini, sampai – sampai perdukunan dianggap karomah wali.

Padahal sudah sangat jelas perbedaan antara perdukunan dengan karomah wali. Karomah, Allah berikan kepada orang yang shalih. Berbeda dengan perdukunan yang kebanyakan dilakukan tukang sihir dan orang- orang sesat lainnya.

Karomah bisa terjadi atas ketaatannya kepada Allah ta’ala, berbeda dengan perdukunan yang terjadi akibat kekafiran mereka.

As Sa’di rahimahullah pernah menjelaskan tentang karomah :

“Syarat dikatakan karomah adalah ia terjadi pada orang yang lurus imannya dan mengikuti syariat. Jika tidak demikian maka keajaiban yang terjadi padanya adalah dari setan” (Tanbihat Al Lathifah, 107).

Ulama saudi yaitu Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah juga pernah menjelaskan tentang karomah :

“Karomah sudah ada sebelum diutusnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam dan tetap ada meskipun beliau sudah meninggal sampai hari kiamat. Karomah ini terjadi pada seseorang yang shalih. Jika orang yang terjadi karomah pada dirinya kita ketahui ia adalah orang yang lurus agamanya, menjalankan hak-hak Allah, dan menjalankan hak-hak hamba, maka kita ketahui itu adalah karomah.

Dan kita lihat seksama pada orang tersebut, jika karomah tersebut terjadi pada seorang dukun, yaitu orang yang tidak lurus agamanya, maka kita ketahui ia adalah dari setan. Setan terkadang membantu manusia untuk melancarkan tujuan-tujuan setan” (Liqa Baabil Maftuh, 8/8).

Karomah Wali yang Paling Sakti

Sudah menjadi hal umum ketika orang-orang mengaitkan karomah dengan sebuah kesaktian dan juga berbagai keajaiban. Akan tetapi seperti apa karomah wali yang paling sakti itu menurut yang dijelaskan para ulama?

Ulama Ibnu Abil Izz Hanafi rahimahullah yang wafat pada tahun 762 Hijriyah, beliau mengatakan :

“Karomah yang sebenar-benarnya karomah adalah ketika seseorang tetap bisa istiqomah dijalan Sunnah. Allah ta’ala tidak akan memberikan hambanya suatu karomah yang besar kecuali memberikannya taufiq agar tetap bisa mencintai dan ridho terhadap ketentuan yang telah dibuat Allah ta’ala (Syarah Aqidah Thahawiyah).

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah juga mengatakan tentang karomah, beliau berkata :

“Karomah yang paling sakti adalah ketika seseorang tetap dalam keistiqomahan di jalan sunnah Allah dan Allah ta’ala juga tidak akan memberikannya kemuliaan yang lebih besar ketimbang sebuah pertolongan agar tetap bisa mendekatkan dirinya. (Al Furqan baina Auliya-ir rahman wa Auliya-asy Syaithan).

Maka sudah jelas bukan bahwa karomah yang sebenarnya dan sakti bukan perkara ajaib seperti bisa terbang, keluar api, bisa berdiri diatas air, bisa melihat sesuatu, dan keajaiban lainnya yang semisalnya.

Namun, karomah yang paling sakti adalah ketika seseorang dapat mengisi dan menghabiskan setiap harinya dalam keadaan tetap istiqomah di dalam ketaatan dan tidak melakukan maksiat.

Sungguh karomah ini sangat sulit untuk didapatkan untuk kita ini yang masih tergoda dengan kemewahan dunia dan terkadang berbuat maksiat dan jika ada orang yang bisa melakukan keistiqomahan yang mengundang karomah, maka dialah wali Allah sejati.

Bagaimana masih bingung tentang karomah ini ? Semoga artikel ini bisa menjawab tentang karomah dan bisa meluruskan pemahaman karomah yang keliru dan terjadi di sekitar kita.

Tetap istiqomah dan berusaha untuk selalu berada di jalan Sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam.

Wallahu’alam

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.